Hipertensi adalah suatu penekanan darah sistolik - diastolik yang tidak normal. Batas sistolik adalah 140-190 mmHg. Dan diastolik adalah 90-95 mmHg yang merupakan garis batas hipertensi. Sedangkan penyebab hipertensi adalah disebabkan beberapa faktor antara lain adalah sebagai berikut :
![]() |
Model |
- Keluarga dengan riwayat hipertensi
- Konsumsi kalori yang berlebihan
- Kurangnya aktifitas fisik
- Pemasukan alkohol yang berlebihan
- Penyakit pada ginjal
- merokok
Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya hipertensi kita dapat mengetahuinya dari tanda-tanda yang terjadi pada tubuh kita, antara lain Kelelahan, Mual, Muntah, Cemas, Keringat berlebihan, Tremor (gemetar), Chest Pain (Nyeri dada), Pandangan Kabur dan Telinga berdenging. Itu diantara beberapa tanda-tanda terjadinya hipertensi. Orang yang terkena hipertensi tidak jarang terjadinya komplikasi pada organ tubuh yang lain. Adapun organ-organ tubuh yang sering terjadi komplikasi adalah Pada Mata ditandai dengan penyempitan pembuluh darah pada mata dan padangan kabur, Pada jantung di tandai dengan timbulnya rasa sakit dan bahkan menyebabkan kematian yang mendadak, Pada ginjal di tandai dengan penumpukan produk sampah yang berlebihan dan bisa menyebabkan sakit pada ginjal, Pada otak yang menyebabkan pusing dan bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah pada otak.
Tapi pembaca tidak perlu takut kita dapat melakukan pencegahan terjadinya hipertensi dengan beberapa cara antara lain, Pola hidup sehat, Berfikir sehat, Hindari stress serta sedih berkepanjangan, Olah raga sesuai kemampuan dan teratur, istirahat yang cukup, hindari merokok, mengurangi makanan yang mengandung banyak lemak dan garam, banyak makan buah dan sayuran, berobatlah secara teratur bila lama sudah terseran hipertensi.
Makanan-makanan yang diperbolehkan bagi penderita hipertensi adalah semua makanan segar atau diolah tanpa garam seperti; beras, ketan, ubi, mie tawar, maizena, kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti kacang hijau dan kacang merah, minyak goreng, margarin tanpa garam.Adapun makanan-makanan yang sebaiknya dihindari dan jangan coba-coba untuk mengkonsumsi adalah semua makanan yang diberi garam natrium pada pengolahannya seperti; roti, biskuit, kraker, jerohan, dendeng, abon, corned beaf, daging asap, ikan asin, telur pindang, sarden, ebi, udang kering, telur asin, telur pindang, garam dapur, vetsin, soda kue, kecap maggi, terasi, saos tomat, petis, taoco, coklat.
Itu tadi beberapa sekelumit artikel yang kiranya semoga bermanfaat bagi para pembaca.